Sepenggal cerita, sedikit kisah, apa yang kulihat, yang semua tak terbendung hanya sampai di otak --- Selamat datang di blog pribadi Hendra Deni Saputra Naibaho

article terbaru

Senin, 19 Desember 2011

Refleksi Natal, GMKI UNIKA Gelar Longmarch Malam Hari [starberita.com]

Starberita - Medan, Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Komisariat Kampus Universitas Katolik (UNIKA) St Thomas melakukan aksi longmarch disepanjang Jalan Setia Budi Medan, Jumat malam (16/12) sekaitan dengan refleksi Natal.

Aksi longmarch mahasiswa GMKI Komisariat Kampus UNIKA dilakukan mulai dari Simpang Pemda menuju simpang Jalan Doktor Mansyur yang dipimpin oleh Roy Cardo Sitanggang selaku pimpinan aksi.


Selain Long March, GMKI Juga Gelar Aksi Treatrikal [starberita.com]

Starberita - Medan, Selain aksi Long March yang dilakukan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) yang tergabung dari UNIA St. Thomas dari Jalan Setia Budi hingga simpang Jalan Dr. Mansyur, Jumat (16/12) malam, para mahasiswa melanjutkan dengan aksi treatrikal.

Menurut, Roy Kardo Sitanggang selaku kordinator lapangan kepada Starberita menyebutkan, untuk menunjukan kepada pemerintah agar dalam setiap penangan masalah umat beragama harus lebih jeli dan tegas.

"Kita berharap, segala tuntutan yang menyangkut umat agama dalam melakukan ibadah lebih diberikan kelonggaran. Jadi pemerntah jangan menganggap kecil jika menyangkut umat beragama," kata Rou Kardo.


Pernyataan Sikap GMKI Unika St.Thomas SU Medan - LongMarch 16.12.2011

Pernyataan Sikap
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI)
Cabang Medan, Komisariat Unika St. Thomas saat Refleksi Natal

Dalam Kurun waktu belakangan ini kita diperlihatkan pada sebuah realita miris yang diakibatkan kekerasan yang diperbuat oleh suatu golongan dalam menghalangi orang lain untuk melakukan ibadah dan menyakini kepercayaan agamanya, hal ini dapat kita lihat dalam berbagai runtutan kejadian seperti penyerangan terhadap jemaat HKBP Pondok timur Indah Bekasi, penikaman pendeta HKBP di bekasi hingga berujung pada penyegelan gereja yang penyelesaiannya belum jelas hingga sekarang, ada lagi pembakaran Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Galang Sumatera Utara, pembakaran gereja di Pekanbaru, dan berbagai pelarangan-pelarangan serta pembubaran secara paksa terhadap agama-agama tertentu diberbagai tempat di tanah air.

Rasanya kita perlu melihat berbagai peristiwa tersebut secara jernih dan mendalam agar lebih bijaksana dalam menyikapinya. Untuk itulah kami dari sebuah komunitas mahasiswa kristen merasa perlu  untuk memberikan pandangan kami terhadap berbagai persoalan tersebut.
Lewat momentum Refleksi Natal kali ini kami membawa sebuah harapan akan lahirnya kedamaian, keadilan dan kesejahteraan serta keutuhciptaan di bumi pertiwi Indonesia ini karena jelas kita ketahui segala bentuk penghalangan, pelarangan, pembakaran rumah ibadah dan pembubaran secara paksa ibadah-ibadah agama manapun itu tidak diperkenankan, karena dalam konstitusi UUD 1945 pasal 29 ayat 2, jelas telah dijamin kemerdekaan setiap individu dalam memeluk agama dan keyakinan masing-masing.
Tetapi kami percaya bahwa hal ini bukanlah sebuah upaya untuk mendiskreditkan orang atau agama manapun, maka dari itu kami dari GMKI Cabang Medan dibawah Koordinasi komisariat Unika St. Thomas mengajak dan menghimbau:
  1. Agar Negara memberi jaminan keamaan terhadap setiap warga negara dalam menjalankan ibadahnya.
  2. Mengusut tuntas dan menindak tegas Pelaku dan Otak Pelaku Kekerasan terhadap jemaat-jemaat gereja dan jemaat agama manapun diberbagai tempat di tanah air yang dianiaya oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan agama tertentu.
  3. Seluruh masyarakat Indonesia agar saling menghargai dan menghormati sesama meski dengan agama yang berbeda, agar terjalin keharmonisan dan kerukunan antar umat beragama.
Akhir kata,
Tinggilah iman kita
Tinggilah ilmu kita
Tinggilah pengabdian kita,

Selamat Natal, Negriku……!!!

sponsor