Sepenggal cerita, sedikit kisah, apa yang kulihat, yang semua tak terbendung hanya sampai di otak --- Selamat datang di blog pribadi Hendra Deni Saputra Naibaho

article terbaru

Senin, 20 Mei 2013

Hari Kebangkitan Nasional 2013 (Berusaha Bangkit di Tengah Kegelapan)




Hari Kebangkitan Nasional 2013
(Berusaha Bangkit di Tengah Kegelapan)









Hari ini, 105 tahun sudah semangat itu dilahirkan di tengah-tengah bangsa. Mungkin Hari Kebangkitan Bangsa ini hanya diperingati pada satu hari saja, tapi apakah semangat bangsa ini untuk bangkit hanya pada saat hari ini saja?

20 Mei 2013 – Hari ini adalah peringatan yang seharusnya berharga bagi Bangsa Indonesia. Melihat sejenak ke belakang sejarah peringatan hari ini, sebuah semangat pertama organisasi nasional berdiri di tengah-tengah kegalauan bangsa. 20 Mei 1908, lebih dari seabad yang lalu ada semangat baru muncul dengan berdirinya Boedi Oetomo sebagai organisasi nasional pertama di Indonesia. Seiring dengan berdirinya Boedi Oetomo muncullah organisasi-organisasi nasional lainnya yang membaawa semangat kebangkitan bagi bangsa dari bangsa yang diam terjajah menjadi bangsa yang berjuang untuk sebuah kata, merdeka.

Sabtu, 21 Juli 2012

Habibie Afsyah, Kesempurnaannya dibalik Kekurangannya [INSPIRATIF]


Sumber: INFOBANKNEWS

Jakarta–PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) kembali menggelar Danamon Award 2012 bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-56. Pada saat yang sama, Danamon juga mengumumkan pemenang Bisa Award 2012, suatu penghargaan kepada karyawan Danamon dan anak perusahaannya yang telah menunjukan nilai-nilai budaya perusahaan.

“Seiring dengan perayaan ini, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para nasabah, karyawan, mitra usaha, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam membawa Danamon menjadi salah satu bank terbesar di Indonesia,” ujar Direktur Utama Danamon Henry Ho. “Sebagai rangkaian acara perayaaan ulang tahun Danamon, kami memberi penghargaan kepada lima pejuang kesejahteraan Indonesia dan juga kepada karyawan dengan kontribusi luar biasa,” lanjutnya.
Pada acara yang diselenggarakan di The Ritz Carlton Jakarta Pacific Place, Dewan Juri Danamon Award 2012 mengumumkan Habibie Afsyah sang “Suhu Internet Marketer” sebagai pejuang kesejahteraan Indonesia terfavorit berdasarkan dukungan publik melalui voting online, sms, dan jejaring sosial yang dilakukan mulai 9 Juni 2012 hingga 8 Juli 2012.
Habibie mengungguli empat peraih Danamon Award 2012 lainnya, yaitu Bambang Parianom “Penyelamat Lingkungan”, Djuhhari Witjaksono, “Seniman Bahari”, Joharipin, “Pemberdaya Petani” dan Lale Alon Sari, “Srikandi Tenun”.
Tahun ini, Panitia Danamon Award menerima sebanyak 302 proposal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Dewan Juri melakukan 2 kali tahap penyeleksian yaitu dari sebanyak 302 proposal menjadi 15 finalis dan penjurian tahap kedua menyeleksi dari 15 finalis menjadi 5 peraih Danamon Award 2012.
“Pada hari ulang tahun Danamon ke-56 ini, kami bangga menyaksikan orang-orang terpilih dalam acara malam Penganugerahan Danamon Award 2012 dan Bisa Award 2012. Kami mendukung individu-individu yang memliliki semangat tinggi dalam meningkatkan kualitas hidup dirinya, masyarakat sekitarnya, dan lingkungannya. Mereka adalah pejuang kesejahteraan Indonesia sebenarnya. Visi para peraih Danamon Award dan Bisa Award ini sejalan dengan Danamon yaitu peduli dan membantu orang lain untuk mencapai kesejahteraan. Kegiatan yang dilakukan mereka menggugah semangat dan dapat menjadi inspirasi bagi khalayak banyak,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Danamon Award 2012 Zsa Zsa Yusharyahya, dalam keterangan pers-nya, di Jakarta, Selaa, 17 Juli 2012.
Habibie Afsyah sebagai peraih Danamon Award 2012 terfavorit menerima medali, piagam penghargaan dan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp60 juta, dimana pajak ditanggung sepenuhnya oleh Danamon. Untuk keempat peraih Danamon Award lainnya masing-masing juga menerima medali, piagam penghargaan dan hadiah uang tunai sebesar Rp40 juga, dimana pajak ditanggung sepenuhnya oleh Danamon.
Selain pengumuman peraih terfavorit Danamon Award 2012, pada acara yang sama, Danamon mengumumkan pemenang Bisa Award 2012 sebagai wujud apresiasi kepada karyawan Danamon dan anak perusahaannya yang telah menunjukan nilai-nilai budaya Danamon dan mewujudkan visi perusahaan.
Pemenang Bisa Award 2012 tahun ini adalah Andrias Andri, Regional Service Head, Pekanbaru dan Rusmin Harris, Branch Service Manager, Palembang Sudirman. Mereka meraih medali dan uang tunai. Penganugrahan pemenang Bisa Award ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam lingkungan internal Danamon.

Selasa, 17 Juli 2012

Siapa itu Bang Karni (Karni Ilyas) .........???


Karni Ilyas, memulai karirnya sebagai wartawan harian Suara Karya pada tahun 1972. Ia kemudian pindah ke Majalah Tempo pada 1978, hingga majalah tersebut dibreidel pemerintah orde baru pada 21 Juni 1994. Jabatan terakhir Karni, Redaktur Pelaksana yang antara lain membawahi Rubrik Hukum. Karena itu, wajar jika hampir seluruh persoalan hukum di republik ini tidak penah lepas dari catatan Karni.


Pada 1991 ia diberi kepercayaan memimpin majalah hukum Forum Keadilan hingga 1999 sebagai Pemimpin Redaksi (dengan tetap merangkap sebagai Redaktur Pelaksana Majalah Tempo). Majalah Forum sempat menjadi referensi para praktisi hukum dan pengambil keputusan yang terkait dengan masalah hukum. Karni menorehkan catatan kritisnya terhadap persoalan hukum tanah air lewat rubrik Catatan Hukum (sudah dibukukan).

Kamis, 05 Juli 2012

Sejak 2005 Sudah ada peraturan di DKI Jakarta tentang larangan merokok....


 
PERATURAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

NOMOR 75 TAHUN 2005

TENTANG
KAWASAN DILARANG MEROKOK

Rabu, 18 Januari 2012

Download Lagu : Koleksi Lagu-lagu Nostalgia [Jadul] Indonesia

Jumpa lagi reka-rekan blogger. Dalam postinganku kali ini aku ingin membagikan link-link download lagu-lagu pop Indonesia yang jadul alias lagu-lagu nostalgia. Ini hasil dari searching dr Google aku jumpai satu blog yang ngasih link-link ini. Selamat mendownload dan selamat bernostalgia rekan-rekan blogger.

Minggu, 15 Januari 2012

Kok Lagi Rame-ramenya Shuffle Dance ya???

Wah..... Pertama aku lihat di TV, para dancer itu seperti komunitas alay yang sering muncul di acara-acara musik, soalnya gayanya itu yang agak nyentrik full color khas anak-anak alay. Eh, ternyata lama kelamaan makin banyak muncul tariang begitu. Ternyata itu namanya Shuffel Dance. Sekilas aku lihat tarian ini seperti break dance zaman dulu. Tarian ini terfokus pada gerakan kaki seperti orang yang sedang lari di tempat. Muncul pertanyaanku, gimana sih sejarahnya tarian ini.

Sejalan dengan perkembangannya, tari modern di Indonesia ini dapat dikategorikan menjadi beberapa macam, antara lain adalah hip-hop dance, concert dance, break dance, R&B dance, freestyle
dance, dan yang terakhir baalroom dance (Sedyawati dan Damono, 1991. P.5).

Modern dance, atau dalam Bahasa Indonesia berarti tari modern, adalah suatu bentuk tarian yang terbentuk dan berkembang sejak dari awal abad 20 (Horosko,2002.P.1).

Sabtu, 24 Desember 2011

Keserhanaan Jiwa Seorang Mentri Negara BUMN, Dahlan Iskan

Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan punya segudang fasilitas sesuai jabatannya. Tapi Dahlan tetap selalu mencoba hidup sederhana. Termasuk ketika akan menghadiri rapat kabinet di Istana Bogor, Jawa Barat, pria kelahiran Magetan, Jawa Timur, 17 Agustus 1951 itu berangkat menggunakan kereta api.

"Lewat jalan tol juga saya ingin lihat Jasa Marga bagaimana pelayannya kepada masyarakat. Naik kereta api saya juga bisa lihat bagaimana PT KAI mengoperasikan keretanya," tutur Dahlan ungkapkan alasannya dalam kereta api Commuter Line, Jumat (23/12).

Perjalanan menyenangkan bagi Dahlan. Ia turut merasakan keluhan sejumlah penumpang, yakni berpindah kereta api. Hal itu dirasakan ketika kereta yang ditumpangi sampai di Depok, Dahlan pindah jurusan Bogor. Sepanjang perjalanan, banyak yang ia lihat.

Pada kesempatan itu Dahlan memuji upaya perubahan yang ditempuh PT KAI. "Manajemen PT KAI sekarang sudah banyak lakukan perubahan besar-besaran, dan saya ingin terus mendorong dia," ucap mantan Direktur Utama PLN.

[HDSN;Lip6/hdsn]

Pemimpi dan Pemimpin

[dikutip dari BULETIN BUMN - Kementrian BUMN]

Pernahkah kita membayangkan perbedaan kedua kata dimaksud? Kalau
dilihat dari sisi penulisan, pasti tidak akan banyak bedanya, hanya huruf
“n” di akhir katanya.

IQ di atas 120 hanya 10% dari populasi, IQ di atas 115 sekitar 15% dan sisanya yang mayoritas
85% memiliki IQ di bawah itu. Oleh karena itu, apabila fokus sistem pendidikan berorientasi pada
akademis, 85% siswa pasti tak bisa mengikuti.

Sistem pendidikan di Indonesia yang berorientasi akademis, seharusnya hanya tepat bagi 15%
populasi, sedangkan yang tidak bisa mengikuti lebih banyak (85%). Kondisi ini mau tidak mau
akan melahirkan generasi pemimpi. Populasi yang 85%, meski terus mengikuti sistem ini, akan
tetapi mereka sebenarnya tidak akan dapat mengembangkan potensinya secara optimal. Hal ini
akan menjadikan kendala bagi Bangsa Indonesia.

Fenomena bahwa lulusan sarjana (S1) pasti akan meminta kompensasi dan jabatan lebih tinggi serta
pekerjaan yang lebih nyaman daripada lulusan SMA atau D3, saat ini dapat kita lihat dengan jelas.
Tuntutan ini akan terus meningkat sejalan dengan semakin tinggi tingkat sekolahnya S2 dan S3.
Yang menjadi masalah adalah hanya 15% populasi yang benar-benar memiliki keluaran kompetensi
yang diharapkan dengan sistem pendidikan dimaksud, sedangkan sisanya yang 85% meski lulus,
tetapi sebenarnya tidak memiliki hal tersebut.

Senin, 19 Desember 2011

Refleksi Natal, GMKI UNIKA Gelar Longmarch Malam Hari [starberita.com]

Starberita - Medan, Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Komisariat Kampus Universitas Katolik (UNIKA) St Thomas melakukan aksi longmarch disepanjang Jalan Setia Budi Medan, Jumat malam (16/12) sekaitan dengan refleksi Natal.

Aksi longmarch mahasiswa GMKI Komisariat Kampus UNIKA dilakukan mulai dari Simpang Pemda menuju simpang Jalan Doktor Mansyur yang dipimpin oleh Roy Cardo Sitanggang selaku pimpinan aksi.


Selain Long March, GMKI Juga Gelar Aksi Treatrikal [starberita.com]

Starberita - Medan, Selain aksi Long March yang dilakukan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) yang tergabung dari UNIA St. Thomas dari Jalan Setia Budi hingga simpang Jalan Dr. Mansyur, Jumat (16/12) malam, para mahasiswa melanjutkan dengan aksi treatrikal.

Menurut, Roy Kardo Sitanggang selaku kordinator lapangan kepada Starberita menyebutkan, untuk menunjukan kepada pemerintah agar dalam setiap penangan masalah umat beragama harus lebih jeli dan tegas.

"Kita berharap, segala tuntutan yang menyangkut umat agama dalam melakukan ibadah lebih diberikan kelonggaran. Jadi pemerntah jangan menganggap kecil jika menyangkut umat beragama," kata Rou Kardo.


Pernyataan Sikap GMKI Unika St.Thomas SU Medan - LongMarch 16.12.2011

Pernyataan Sikap
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI)
Cabang Medan, Komisariat Unika St. Thomas saat Refleksi Natal

Dalam Kurun waktu belakangan ini kita diperlihatkan pada sebuah realita miris yang diakibatkan kekerasan yang diperbuat oleh suatu golongan dalam menghalangi orang lain untuk melakukan ibadah dan menyakini kepercayaan agamanya, hal ini dapat kita lihat dalam berbagai runtutan kejadian seperti penyerangan terhadap jemaat HKBP Pondok timur Indah Bekasi, penikaman pendeta HKBP di bekasi hingga berujung pada penyegelan gereja yang penyelesaiannya belum jelas hingga sekarang, ada lagi pembakaran Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Galang Sumatera Utara, pembakaran gereja di Pekanbaru, dan berbagai pelarangan-pelarangan serta pembubaran secara paksa terhadap agama-agama tertentu diberbagai tempat di tanah air.

Rasanya kita perlu melihat berbagai peristiwa tersebut secara jernih dan mendalam agar lebih bijaksana dalam menyikapinya. Untuk itulah kami dari sebuah komunitas mahasiswa kristen merasa perlu  untuk memberikan pandangan kami terhadap berbagai persoalan tersebut.
Lewat momentum Refleksi Natal kali ini kami membawa sebuah harapan akan lahirnya kedamaian, keadilan dan kesejahteraan serta keutuhciptaan di bumi pertiwi Indonesia ini karena jelas kita ketahui segala bentuk penghalangan, pelarangan, pembakaran rumah ibadah dan pembubaran secara paksa ibadah-ibadah agama manapun itu tidak diperkenankan, karena dalam konstitusi UUD 1945 pasal 29 ayat 2, jelas telah dijamin kemerdekaan setiap individu dalam memeluk agama dan keyakinan masing-masing.
Tetapi kami percaya bahwa hal ini bukanlah sebuah upaya untuk mendiskreditkan orang atau agama manapun, maka dari itu kami dari GMKI Cabang Medan dibawah Koordinasi komisariat Unika St. Thomas mengajak dan menghimbau:
  1. Agar Negara memberi jaminan keamaan terhadap setiap warga negara dalam menjalankan ibadahnya.
  2. Mengusut tuntas dan menindak tegas Pelaku dan Otak Pelaku Kekerasan terhadap jemaat-jemaat gereja dan jemaat agama manapun diberbagai tempat di tanah air yang dianiaya oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan agama tertentu.
  3. Seluruh masyarakat Indonesia agar saling menghargai dan menghormati sesama meski dengan agama yang berbeda, agar terjalin keharmonisan dan kerukunan antar umat beragama.
Akhir kata,
Tinggilah iman kita
Tinggilah ilmu kita
Tinggilah pengabdian kita,

Selamat Natal, Negriku……!!!

Sampaikan Aspirasi, GMKI Unika St.Thomas SU Medan Lakukan Long March [matatelinga.com]

matatelinga - Medan, Aksi solidaritas dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dalam menyampaikan aspiasinya terhadap pemerintah untuk dapat memberikan jaminan keamanan terhadap setiap warga Negara dalam beribadah disampaikan GMKI dengan melakukan Long March.

Aksi Long March GMKI yang tergabung dalam mahasiswa St. Thomas UNIKA dimulai dari Jalan Setia Budi hingga menuju Jalan Dr. Mansyur tepatnya di simpang jalan menuju Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (16/12/2011) sekira pukul 19.30 wib.


Jumat, 09 Desember 2011

Sebuah dokumenter tentang ke-Bhineka-an Indonesia.....!!


sponsor